Sabtu, 26 Agustus 2017

Cara Ampuh Membujuk Anak Tidak Malas Minum Susu

Share On Facebook ! Tweet This ! Share On Google Plus ! Pin It ! Share On Tumblr ! Share On Reddit ! Share On Linkedin ! Share On StumbleUpon !
http://myduniaanak.blogspot.co.id
Cara Ampuh Membujuk Anak Tidak Malas Minum Susu
Cara Ampuh Membujuk Anak Tidak Malas Minum SusuBelakangan ini, kita sering mendengar adanya debat antara mereka yang menganggap konsumsi susu sebagai hal yang mubazir bagi anak-anak dengan alasan mencontoh binatang yang hanya memberikan susu pada anaknya hingga usia tertentu saja dan mereka yang meyakini jika susu masih dibutuhkan bagi perkembangan dan kesehatan anak. Namun, bagi pakar kesehatan dr Rini Sekartini, SpA yang berasal dari RS Ibu dan Anak Bunda Jakarta menyebutkan bahwa susu ternyata masih dianggap penting bagi perkembangan fisik dak kecerdasan anak dengan maksimal.

Menurut dr Rini, susu kini telah menjadi sebuah komponen penting bagi pertumbuhan tubuh anak-anak. Dengan adanya susu sebagai pelengkap makanan sehat yang dikonsumsi oleh anak-anak, maka anak pun mendapatkan nutrisi yang cukup untuk menjaga kesehatan dan perkembangannya. Menurut dr Rini, susu bahkan sebenarnya akan sangat baik dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang, baik itu setelah ASI berupa ASI eksklusif dari ibundanya, saat masih berusia anak-anak, hingga pada usia remaja hingga 18 tahun.

Selain memberikan kecukupan gizi yang dibutuhkan oleh anak-anak untuk perkembangan fisik dan juga kecerdasan otaknya, susu diyakini bisa menjadi salah satu cara bagi banyak orang untuk “menabung” kalsium yang akan berpengaruh besar dalam kesehatan tulang pada saat manusia berusia lanjut. Sebagaimana diketahui, setelah usia dewasa, kesehatan kepadatan tulang akan cenderung menurun sehingga kita pun akan membutuhkan asupan kalsium untuk menjaganya tetap sehat. Jika semenjak kecil kita rutin mengkonsumsi susu hingga dewasa, maka banyaknya kalsium yang kita tabung dalam tubuh bisa berpotensi menurunkan resiko terkena masalah osteoporosis di saat usia kita menua.

Adakah di antara sahabat Ibu Dan Mama yang memiliki buah hati malas minum susu? Hal ini memang kerap terjadi, apalagi bagi anak yang terbiasa menerima asupan ASI dari lahir hingga mencapai usia sekitar dua atau tiga tahun. Bagaimana cara mengatasinya?

Menurut Ibu Kamariah Alwi, IBCLC, seorang Konsultan Laktasi dari Malaysia, terdapat beberapa faktor indikasi mengapa anak yang disusui dengan ASI sangat sulit menerima susu selain ASI sebagai pengganti di saat usianya sudah mencapai dua atau tiga tahun atau setelah masa disusui selesai, di antaranya adalah:

Rasa susu formula atau susu segar yang kurang menarik. Hal ini mungkin dikarenakan susu formula dan susu segar hanya terbatas pada beberapa rasa, seperti vanila, coklat, dan stroberi. Sementara mereka sudah terbiasa dengan air susu ibu yang memiliki rasa seperti apa yang dikonsumsi ibunya.
Perasaan jenuh akan tekstur susu yang selalu sama saat disajikan. Sebab ketika anak sudah mulai tumbuh membesar, mereka perlu diberikan tekstur makanan yang berbeda, seperti agak keras, lembut, liat, kenyal, dan lain sebagainya.
Warna susu yang membosankan bagi sebagian anak, karena kurangnya variasi warna susu yang disajikan. Padahal mereka butuh melihat berbagai macam warna makanan yang bisa dikunyah, dihirup, dan lain sebagainya.


Seperti yang diketahui, susu memiliki banyak nutrisi yang sangat baik untuk pertumbuhan anak, seperti protein, vitamin, kalsium, magnesium fosfor, dan kalium yang pastinya dapat membantu anak-anak menjadi lebih sehat dan kuat. Apalagi sarapan dengan segelas susu setiap paginya bisa meningkatkan konsentrasi dan membuat anak menjadi lebih fokus dalam aktivitas belajarnya di sekolah.

Jadi apa saja yang bisa dilakukan untuk dapat mengubah kebiasaan anak malas minum susu?
Berikut cara ampuh yang dapat dilakukan agar anak mau dan tergoda untuk mencobanya:

  1. Campurkan susu dengan sereal yang disukai oleh anak-anak dan hindari mereka dari konsumsi minuman manis berperisa seperti, soda, sirop dan lain sebagainya yang dapat menyebabkan anak enggan minum susu.
  2. Gunakan bahan makanan lain yang mengandung susu dalam menu makanan sehari-harinya, seperti: keju, yogurt, dan puding.
  3. Latihlah anak untuk minum susu secara bertahap, misalnya segelas susu dalam seminggu, kemudian ditingkatkan lagi di bulan berikutnya menjadi dua gelas susu dalam seminggu, dan seterusnya sampai ia terbiasa untuk mengonsumsi susu segelas sehari.
  4. Cobalah kreasi baru dalam penyajian susu dengan tampilan yang menarik dan rasanya lezat.
  5. Cara terakhir telah dilakukan Sustagen dengan meluncurkan Sustagen Yummy Milk Bar di sebuah mal di Jakarta yang merupakan bar khusus susu pertama untuk anak-anak. Bekerjasama dengan Junior Masterchef, Sustagen Yummy Milk Bar adalah bentuk komitmen Sustagen untuk senantiasa membantu para ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi buah hati mereka sesuai AKG (Angka Kecukupan Gizi) 100% dengan menciptakan alternatif baru dalam menyajikan nutrisi terbaik bagi sang anak dengan tampilan yang lebih menyenangkan.
Tidak hanya itu, Sustagen juga menyediakan berbagai kegiatan menarik di sekitar bar, sehingga anak-anak dapat menikmati lezatnya kreasi sajian susu Sustagen sambil bermain.

Wibowo Rubitomo, Brand Manager Sustagen Mead Johnson Indonesia juga menjelaskan bahwa di Sustagen Yummy Milk Bar, para ibu akan mendapatkan inspirasi praktis dalam menciptakan beragam sajian menarik berbahan dasar susu yang membuat buah hati semakin cinta minuman bernutrisi ini.

Author:

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright ©2016 Dunia Anak • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger